Senin, 17 November 2014
Selasa, 05 Agustus 2014
2523061222099
Entah apa yang membuatku berdiam disini
Merasakan hembusan angin malam yang telah menusuk dalam tulang dan nadiku
Suara desiran ombak dipantai yang yang kian mengeras
Membuatku tetap berada di sini
Apakah kau tau?
Kau seperti pantai ini, indah dan selalu memberi kejutan disetiap tepinya?
Disini ketika engkau telah memilihku
Dan mempertahankanku
Tak ingin rasanya aku pergi
Ingin rasanya aku memelukmu erat
Menghindari hembusan angin malam ini
Mengatakan kata rindu
Dan membisikan kata cinta
Lemah hati ini ketika kau membalas semua ini
Seperti di hasut oleh badai ketika semua berakhir
Tak ingin rasanya semua berakhir
Ingin rasanya seperti sebuah lingkaran yang tak pernah ada akan ujungnya
Mengulang dan terus mengulang sisa waktu ini
Merajut masa depan
Meraih segala mimpi
Meakhiri ini semua
Bersama.....
Dan Akhirnya
Ketika awan putih yang selalu mengikutiku kemanapun aku menjejakan kaki ini
Dan ketika aku sibuk mencari sesosok orang yang cocok untuk hati ini
Ketika itu juga aku tak memperdulikan sesutu yang tak penting untukku
Dalam hidup selalu ada datang dan pergi, yang memberikan bahagia dan luka
Yang menembus dinding kehangatan kehidupan ini
Yang memberikan warna dalam pelangi
Dan memberikan hitam pada putih
Ketika aku sedang sibuk mencari
Apakah aku tau jika ada yang datang dengan tiba tiba?
Datang dengan seikat rasa rindu dan sayang
Yang ternyata telah lama terpendam
Dengan segala doa dan usaha selama ini
Tuhan telah memberikan sebuah kejutan untuku
Apakah ini sebuah pelangi yang datang setelah hujan badai?
Apakah ini seseorang yang datang setalah aku telah lama mencari?
Aku tak berharap kau datang dan hanya untuk pergi lagi
Aku ingin kau tetap berada disini
Rencana Tuhan memang
Tak ada satupun yang mengerti
Tetapi Tuhan telah ngabulkan segala doaku dan usahaku
Setelah aku berusaha untuk mengerti dan mencari
Dan akirnya aku temukan
Sebuah tempat singah untuku
Untuk kita
Rencana Tuhan memang indah :)
Dear honey ;)
Rabu, 23 Juli 2014
Teman Hidup
Dia indah meretas gundah
Dia yang selama ini ku nanti
Membawa sejuk, memanja rasa
Dia yang selalu ada untukku
Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku ku milikmu kita
satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Kau milikku, ku milikmu
Kau milikku, ku milikmu
Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang
Tetaplah bersamaku jadi teman
hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku ku milikmu kita
satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Bila di depan nanti
Banyak cobaan untuk kisah cinta
kita
Jangan cepat menyerah
Kau punya aku, ku punya kamu,
selamanya kan begitu
Tetaplah bersamaku jadi teman
hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku ku milikmu kita
satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Kau milikku, ku milikmu
Kau jiwa yang selalu aku puja
Jumat, 18 Juli 2014
Mengapa?
Mengapa selalu ada pertemuan jika diakhiri dengan perpisahan?
Mengapa kita dahulu bertemu jika akhirnya kita akan berpisah sejauh ini?
Dan mengapa kau ingin mengenaliku lebih jauh jika akirnya kamu meninggalkan aku?
Dahulu mengapa kau lakukan itu kepadaku?
Kau mendekatiku, memperhatikanku, menarik perhatianku, merayuku hingga aku jatuh hati dan menempatkan hatiku ini kepada orang sepertimu?
Apa aku aku salah jika aku telah menempatkaan hatiku kepadamu?
Ingatkah kau saat kau telah berhasil mendapatkan ku? Bukankan perjuangan dan pengorbananmu tidak sia sia saat itu? Hingga aku telah kau dapatkan? Bukankan perasaanmu bahagia saat itu? Ya sebaliknya aku pun merasakannya. Aku yang kian lama kau perjuangkan akirnya aku telah luluh dan meletakan hati ini untukmu seorang? Dan aku coba untuk dapat memahamimu? Hingga kita sama sama berhasil untuk mengerti satu sama lain? Bukankah itu hal yang menyenangkan?
Ketika aku telah berhasil untuk berbagi rasa seutuhnya kepada lelaki sepertimu dan hingga rasa sayang muncul untukmu? Dan ketika itu kita sama sama merasakan sayang ini? Kau memperlakukanku seperti aku segalanya untukmu.
Ingatkan semua janjii dan omonganmu selama kita menjalin hubungan itu? Hubungan yang lebih dari sekedar teman? Berpuluh puluh janji yang kau berikan kepadaku. Aku hanya merasakan sakit ketika aku ingat segala janji janjimu.
Kini kamu tak lagi menginginkan kehadiranku? Apakah iya? Benar kau akan pergi dan tak akan kembali ke pertempatan nyaman ini? Aku mengenalmu ketika aku tak merasakan rasa sayang ini hingga kini aku masih merasakan sayang ini kau tak ingin mengenalku lagi? Kau tak lagi hadir diketika ku membutuhkanmu? Sekarang. Rasa sayang ini yang kau tinggalkan begitu saja. Sayang yang membekas, seperti luka yang susah mengering.
Kita. Dahulu aku dan kamu pernah menjadi kita dengan seikat rasa sayang dan setumpuk pengertian dan beribu perhatian yang kita berikan satu sama lain. Aku ingin membagi rasa sakit ini. Agar kau tau rasa sakitnya menjadi aku. Aku ingin kau menyaradi bawah kau telah meninggalkan orang yang salah.
Jika aku tau sebelumnya akan seperti ini. Aku harap tak ada perkenalan diantara kita. Perkenalan ini membuatku menyesal, menyesal karena kamu buakn seperti yang aku kira. Mengapa? Mengapa kita telah diperkenalkan? Diperkenalkan untuk semua ini. Mengapa...